Beranda Berita

PROGRAM PENGENALAN STUDI AKADEMIK (PPSA)

PROGRAM PENGENALAN STUDI AKADEMIK (PPSA)

FAKULTAS FILM DAN TELEVISI INSTITUT KESENIAN JAKARTA

Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2017/2018 FFTV - IKJ

 

Kepada seluruh mahasiswa baru  FFTV tahun akademik 2017/2018 diwajibkan hadir pada kegiatan PPSA FFTV – IKJ pada:

Hari                            : Jum’at

Tanggal                     : 25  Agustus  2017

Waktu                      : Pukul 07.00 WIB

 

Hari                            : Senin – Sabtu

Tanggal                     : 28 Agustus s.d. 2 September 2017

Waktu                       : Pukul  07.00 – 15.00 WIB tempat di  FFTV -IKJ.

 

Ketentuan PPSA sebagai Berikut :

  1. Mahasiswa  yang lulus ujian test PMB Periode I – IV yang sudah membayar pembayaran tahap 1, wajib mengikuti  acara PPSA.
  2. Mahasiswa yang LULUS ujian test PMB Periode V (19 Agustus 2017 ) juga mengikuti PPSA.
  3. Mahasiswa penerima beasiswa Pusbang Film / BPKLN wajib mengikuti PPSA FFTV.
  4. Perkuliahan dan Bimbingan Matakuliah diumumkan ketika PPSA FFTV dilaksanakan.

 

Ketentuan Pakaian mahasiswa baru  2017/2018 dalam PPSA FFTV -  IKJ

  • Ø Pria :

Atasan               : Kemeja Batik bebas lengan panjang atau pendek.

Bawahan           : Celana Panjang Hitam (Celana Bahan), tidak boleh

   memakai celana jeans dan memakai sepatu.

 

  • Ø Wanita :

Atas                    : Kemeja Batik bebas lengan panjang atau pendek

Bawah                : Celana Panjang atau Rok Warna Hitam, tidak boleh

  celana/rok berbahan jeans dan memakai sepatu.

 

 Jakarta, 19 Agustus 2017

 

Akademik FFTV - IKJ

Preview dan Sidang Tugas Praktika Terpadu/Mandiri

Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta telah selesai menyelenggarakan kegiatan preview Praktika Terpadu/Praktika Mandiri pada tanggal 25-26 Juli 2017 mulai pukul 09.00 s.d. pukul 18.00 WIB setiap harinya, bertempat di ruang Syuman FFTV-IKJ. Sidang diikuti oleh sebanyak 89 orang yang terbagi dalam 14 kelompok dan 6 orang Praktika Mandiri. Sidang Praktika Terpadu/Praktika Mandiri dilaksanakan pada tanggal 1-3 Agustus 2017 di tempat yang sama, yaitu ruang Syuman FFTV-IKJ.

Kegiatan sidang dipimpin langsung Ketua Program Studi S.1, Bapak Danu Murti, M.Sn. dan dihadiri oleh para penguji yang merupakan koordinator masing-masing peminatan.

Karya praktika terpadu dalam bentuk film fiksi, yaitu Sudi Mampir, Roda dan Stang, Keturunan, Kelam, Lilakno, Sisa Waktu, Kokakek, Matahari Sore, Langkah Tanpa Arah, Nurani, Bayang-bayang, Cermin, Kembali dan Zodiak. Karya Film Animasi, yaitu Alpha Centauri dan Ballon. Karya Film Dokumenter, yaitu Dia Barongan dan Sisitipsi. Karya Fotografi, yaitu Jejepangan di Indonesia dan Sendiri. 

Workshop fFilm Animasi Bersama Simmon Allen

Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta (FFTV-IKJ) bekerjasama dengan Kedutaan Besar Australia di Jakarta menggelar kegiatan masterclass film animasi, dengan narasumber Simon Allen, seorang animator profesional terkemuka dan dosen dari Australia. Kegiatan workshop  diselenggarakan pada hari Senin, tanggal 7 Agustus 2017 bertempat di Studio Tom FFTV-IKJ. Seratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa, siswa SMA/SMK, pengajar, dan praktisi animasi hadir mengikuti kegiatan ini. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir para pimpinan struktural Fakultas, diantaranya Dekan FFTV, Bapak RB. Armantono, M.Sn., Wakil Dekan Bidang Akademik, Bapak Arda Muhlisiun  dan Wakil Dekan bidang Kerjasama, Ibu Suryana Paramita, M.Sn.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Institut Kesenian Jakarta, Ibu Suzen HR. Tobing, S.Sn., M.Hum. selanjutnya sambutan dari Counsellor Australian Embassy Jakarta, Alison Purnell dan ditutup dengan sambutan dari Ketua Peminatan Animasi, Bapak Rachmat Rizal, S.Sn.

Dalam paparannya, Simon Allen menjelaskan tentang bagaimana proses kreatif dan Inovasi  dibutuhkan dalam membuat film animasi. Kolaborasi dengan banyak crew, serta bagaimana inovasi menjadi satu kebutuhan yang penting untuk bertahan dalam sebuah industri di mana teknologi terus berkembang dengan pesat. Kontribusi Simon Allen pada produksi film-film animasi Hollywood, diantaranya film Wall-E, Up, Toy Story 3, Brave, Cars 2, dan masih banyak lagi.

Kunjungan Simon Allen ke Indonesia adalah dalam rangka “ModCon Digital Arts Competiton”. ModCon adalah wadah kreatif untuk para mahasiswa dan seniman muda Australia dan Indonesia. Peserta ModCon diminta untuk mengirimkan karya seni digital dengan bertemakan #AussieBanget. Saat ini, terdapat sepuluh karya terbaik yang sedang bersaing untuk memenangkan kesempatan ke Australia melalui pemilihan di akun Instagram @KedubesAustralia.

Kunjungan Mahasiswa STIKOM Surabaya

Institut Kesenian Jakarta menerima kunjungan rombongan studi ekskursi mahasiswa Multimedia Institut Bisnis dan Informatika STIKOM Surabaya, pada hari Senin, tanggal 7 Agustus 2017 pukul 11.00 WIB di Auditorium Institut Kesenian Jakarta. Hadir sebanyak 30 orang mahasiswa yang terdiri dari 19 orang mahasiswa Jurusan  TV & Film, 11 orang mahasiswa Jurusan Animasi dan didampingi oleh 2 orang dosen pembimbing.

Rombongan dosen dan mahasiswa di terima oleh wakil Rektor Bidang Akademik, Bapak Agni Ariatama, M.Sn., Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Ibu Suzen HR. Tobing, S.Sn., M.Hum, Wakil Dekan Bidang Kerjasama FSR, Ibu Rahayu Pratiwi, S.Sn., M.BA. dan Wakil Dekan Bidang Kerjasama FFTV, Ibu Suryana Paramita, M.Sn., dengan didampingi Ka. UPT Humas FFTV, Bapak Supriyanta, S.Sn.

Acara dimulai dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Akademik, sambutan dan paparan tentang masing-masing Fakultas, selanjutnya acara diakhiri dengan pemutaran film karya mahasiswa berupa film animasi dan fiksi. Setelah selesai pemutaran film, rombongan terbagi 2 kelompok dan masing-masing kelompok berkunjung ke Fakultas Seni Rupa dan Fakultas Film dan Televisi untuk melihat-lihat berbagai fasilitas perkuliahan dan praktika di masing-masing fakultas. 

Acara Puncak Dies Natalis ke 47 IKJ

Acara Puncak Dies Natalis Institut Kesenian Jakarta ke 47 dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2017 pukul 13.00 WIB. Hadir dalam kesempatan ini para tokoh seni dan budayawan, diantaranya Romo Muji Sutrisno, Dr. Julianti Parani, Prof. Dr. Edi Sedyawati, Dr. Nungki Kusumastuti, Taufik Ismail, Ki Slamet Rahardjo, Jim Supangkat dan masih banyak tokoh lainnya. Hadir juga para mantan Rektor IKJ, Senat, Dekanat dari 3 fakultas di lingkungan IKJ, dosen, karyawan dan mahasiswa IKJ. Pemerintah provinsi DKI diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata, Dr.Tinia Budiati, MA.  

Pidato Rektor IKJ Dr. Seno Gumira Ajidarma menyatakan bahwa IKJ akan terus berbenah diri sebagai institusi akademik kearah yang lebih baik di masa datang dan sekaligus IKJ akan menuju tahun emas di tahun 2020. Wakil Rektor Bidang Akademik Institut Kesenian Jakarta, Agni Ariatama, M.Sn. dan Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan, Boedhatmaka Darsana, M.Sn.  memaparkan program - program institut untuk menyongsong tahun emas IKJ tahun 2020.

Dalam kesempatan yang sama, Dr.Tinia Budiati, MA. memberikan sambutannya mewakili Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat mengatakan bahwa keberadaan IKJ sudah tidak perlu disangsikan lagi dalam melahirkan seniman - seniman yang berkualitas dan profesional.

Pembicara lainnya sebelum penutupan acara, yaitu pidato seni oleh Jim Supangkat yang mengangkat tema “Seni dan Kurasi di Perguruan Tinggi Seni. Taufik Ismail, Mantan Rektor LPKD ke II menutup rangkaian acara Dies Natalis IKJ Ke 47 dengan menyerahkan buku kumpulan puisi dwi bahasa berjudul “Debu Di atas Debu” dan membacakan sebuah puisi dengan judul “Membaca Buku dan Mengarang”.

 

Sub Kategori