Beranda Berita

SEMINAR PERPUSTAKAAN

Dalam rangka Dies Natalies yang ke-53, Institut Seni Indonesia Surakarta menyelenggarakan Seminar Nasional “Eksistensi Perpustakaan: masa Silam, Era Kekinian & Masa Depan” yang digelar di ruang seminar ISI Surakarta pada tanggal 27 September 2017. Tampil sebagai pembicara Safirotu Khoir, Ph.D., staf pengajar Manajemen Informasi dan Perpustakaan UGM serta Chandra Pratama Setiawan, S.IIP, M.Sc., Pustakawan Universitas Kristen Petra Surabaya.

Perwakilan Perpustakaan Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta (FFTV-IKJ) turut menghadiri kegiatan seminar tersebut yang diwakili oleh Bapak Arda Muhlisiun, M.Sn., Wakil Dekan Bidang Akademik, Saudari Julita Pratiwi, S.Sn., Kepala Perpustakaan FFTV dan saudara Jerry Yandrian, Staf perpustakaan FFTV.

Dalam seminar tersebut, dijelaskan bagaimana cara membangun eksistensi sebuah perpustakaan dari masa ke masa. Adanya pendekatan yang beragam bila berbicara perpustakaan dari masa lalu, masa sekarang dan masa mendatang, diantaranya collective centric, customer centric, experienced centric. Bila berbicara era sekarang, adanya upaya dari perpustakaan untuk tidak hanya terpaku sebagai tempat koleksi buku, memuaskan para pengunjung atau menawarkan pengalaman baru bagi pengunjung. Namun, perpustakaan dijadikan tempat di mana mampu menawarkan inovasi kegiatan yang beragam.

 

 

 

Senam Bersama

SENAM BERSAMA

Mahasiswa FFTV-IKJ angkatan 2016 menyelenggarakan kegiatan bertajuk SENAM BERSAMA atau ‘Sinema Enam Belas Berkarya Satu Makna’ yang digelar di Halte FFTV-IKJ. Kegiatan tersebut di atas yaitu pemutaran film-film tugas mata kuliah Penyutradaraan 1, yaitu film bisu dengan durasi 4-5 menit. Menurut wakil ketua pelaksana, Erviana Madalina, kegiatan screening ini dilakukan sebagai wadah apresiasi mahasiswa terhadap film-film yang telah dibuat. Pemutaran film ini selain diperuntukan untuk para mahasiswa juga terbuka untuk umum.

Untuk memeriahkan acara, selain screening film juga dibuka beberapa stand jualan seperti jajanan pasar, aneka minuman, aksesoris dan buku. Acara dubuka pukul 15.00 dan akan berakhir pukul 22.00 WIB dengan pembagian screening sebanyak 8 segmen. Panitia juga memberikan Awarding film favorit untuk tiap segmen pemutaran.

Kunjungan Ketua Perpustakaan ISBI Bandung

Fakultas Film dan Televisi institut Kesenian Jakarta menerima kunjungan Ketua Perpustakaan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Bapak Asep Setiadi beserta 2 orang pengurus lainnya, yaitu Bapak Herry Erawan dan Ibu Titin. Dalam kunjungan singkatnya, delegasi ditemui oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FFTV, Bapak Arda Muhlisiun, M.Sn., Kepala Perpustakaan FFTV, Ibu Julita Pratiwi, S.Sn., staf Perpustakaan FFTV Bapak Jerry Yandrian dan Bapak Ridwan dan perwakilan bidang kerjasama, Bapak Tony M. Riswan.

Dalam kunjungan tersebut dilaksanakan pula penandatanganan MoA, yaitu teknis kerjasama pengembangan perpustakaan sesuai dengan kesepakatan sebelumnya yang telah dibicarakan sebelumnya antara Dekan FFTV dan Wakil Dekan I FFTV dengan pimpinan ISBI Bandung, serta berdasarkan kebijakan baru tentang “Archieve Development” yang sedang dikembangkan di ISBI Bandung.

Setelah selesai penandatanganan MoE, rombongan melihat-lihat koleksi perpustakaan FFTV, melihat sistem pengarsipan dan fasilitas ruang baca dan Nonton.

Setelah selesai makan siang, rombongan kami ajak melihat-lihat koleksi film seluloid milik FFTV yang dititipkan di Sinematek Indonesia. Disana, rombongan melihat-lihat proses pembersihan film yang masih bisa diselamatkan untuk selanjutnya di proses digitalisasi.

Pekan Film PPSA 2017

Pelaksanaan Program Pengenalan Studi Akademik (PPSA) Fakultas Film dan Televisi Insitut Kesenian Jakarta, pekan pemutaran film dan nonton bareng film karya TKA Mahasiswa FFTV, film-film terpilih karya mahasiswa dari berbagai sekolah film dunia yang tergabung dalam CILECT, serta nonton bareng film- film “wajib” terpilih sebagai referensi materi perkuliahan.

 

Film yang diputar terdiri dari berbagai genre, seperti film fiksi, dokumenter dan Animasi, yaitu:

Film Karya TKA Mahasiswa FFTV:

Alpha Centaury

Perempuan yang bahagia

Sejawat

Kuncup

Langkah Tanpa Arah

Lilakno

Simanggale

Film Karya Mahasiswa dari Sekolah Film di dunia yang tergabung dalam Cilect:

Fiksi:

Coin Boy, China

Nest, Australia

Rust, Argentina

Cheesburger, Mexico

 

Animasi:

Baozha!, Singapore

I Think You`re a Little Confused, Japan

Ocean, Brazil

 

Dokumenter:

Take Drills Since Childhood, China

Story Of The Hua Dang Family, Vietnam

Rap Game, Brazil

 

Film yang wajib ditonton, referensi materi perkuliahan:

 

The Birth of a Nation (1915, D.W. Griffith)-193 menit.

Cabinet of Dr. Caligari (1920, Robert Wiene)-74 menit.

Intolerance (1916, D.W. Griffith)- sekitar 197 menit.

Battleship Potemkin (1925, Sergei Eisenstein)-75 menit.

Citizen Kane (1941, Orson Welles)-119 menit.

Setelah selesai acara menonton film wajib, mahasiswa diharuskan untuk menulis resume.

Program Pengenalan Studi Akademik 2017

Program Pengenalan Studi Akademik (PPSA) Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta (FFTV-IKJ) di ikuti oleh 220-an mahasiswa baru yang tersaring dari lima gelombang seleksi. Kegiatan dilaksanakan selama satu pekan, mulai hari Senin, 28 Agustus sampai tanggal 2 September 2017 dan dipusatkan di Studio TOM FFTV-IKJ. Kegiatan dihadiri oleh Pimpinan Struktural FFTV yang terdiri dari Dekan dan para Wakil Dekan, Para Ketua Program Studi, Ketua UPT TV Kampus, Ketua UPT Kerjasama Luar, Ketua UPT Humas dan staf FFTV-IKJ.

Dalam sambutannya, Dekan dan para Wakil Dekan menekankan supaya para mahasiswa serius dalam menempuh pendidikan, harus supel dalam bergaul, baik dengan sesama mahasiswa IKJ maupun dengan alumni. Hindari penyalah gunaan narkoba, karena apabila ketahuan menggunakan narkoba, mahasiswa dipastikan akan kehilangan haknya untuk melanjutkan kuliah di FFTV.

Selain itu, mahasiswa juga harus bisa mengatur waktu khususnya dalam hal magang atau ambil job syuting, karena yang sering terjadi ketika mahasiswa banyak ambil job syuting, maka otomatis akan mengganggu perkuliahannya. Disarankan supaya mahasiswa fokus dulu untuk menyelesaikan kuliah.

 

Sub Kategori