Beranda Berita Acara Puncak Dies Natalis ke 47 IKJ

Acara Puncak Dies Natalis ke 47 IKJ

Acara Puncak Dies Natalis Institut Kesenian Jakarta ke 47 dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2017 pukul 13.00 WIB. Hadir dalam kesempatan ini para tokoh seni dan budayawan, diantaranya Romo Muji Sutrisno, Dr. Julianti Parani, Prof. Dr. Edi Sedyawati, Dr. Nungki Kusumastuti, Taufik Ismail, Ki Slamet Rahardjo, Jim Supangkat dan masih banyak tokoh lainnya. Hadir juga para mantan Rektor IKJ, Senat, Dekanat dari 3 fakultas di lingkungan IKJ, dosen, karyawan dan mahasiswa IKJ. Pemerintah provinsi DKI diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata, Dr.Tinia Budiati, MA.  

Pidato Rektor IKJ Dr. Seno Gumira Ajidarma menyatakan bahwa IKJ akan terus berbenah diri sebagai institusi akademik kearah yang lebih baik di masa datang dan sekaligus IKJ akan menuju tahun emas di tahun 2020. Wakil Rektor Bidang Akademik Institut Kesenian Jakarta, Agni Ariatama, M.Sn. dan Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan, Boedhatmaka Darsana, M.Sn.  memaparkan program - program institut untuk menyongsong tahun emas IKJ tahun 2020.

Dalam kesempatan yang sama, Dr.Tinia Budiati, MA. memberikan sambutannya mewakili Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat mengatakan bahwa keberadaan IKJ sudah tidak perlu disangsikan lagi dalam melahirkan seniman - seniman yang berkualitas dan profesional.

Pembicara lainnya sebelum penutupan acara, yaitu pidato seni oleh Jim Supangkat yang mengangkat tema “Seni dan Kurasi di Perguruan Tinggi Seni. Taufik Ismail, Mantan Rektor LPKD ke II menutup rangkaian acara Dies Natalis IKJ Ke 47 dengan menyerahkan buku kumpulan puisi dwi bahasa berjudul “Debu Di atas Debu” dan membacakan sebuah puisi dengan judul “Membaca Buku dan Mengarang”.